Catatan Sesal | Oleh : Ibn Khairn

Diposting oleh Tomkian pada 00:16, 10-Jul-11

Maafkan aku ayah, sampai detik ini dan dipenghujung umurmu aku belum pernah membahagiakan dan berbakti padamu.

Diusiaku yang cukup dewasa ini aku merasa banyak kesulitan, bahagia yang telah ku lalui.

Kini seutas penyesalan dan hanya air mata yang terus mengiringi tiap kali aku mengingatmu ayah.

Kenapa aku baru menyadari sekarang bahwa kau teramat sayang dan cinta, dibalik sikap tegas disiplin yang kau terapkan dirumah.

Membuat aku samar-samar melihat bahwa kau menyayangiku anakmu.

Dulu aku merasa terasing, merasa dibeda-bedakan dengan saudara-saudaraku yang lain.

Mungkin karena aku tidak begitu penurut sehingga tiap hukuman darimu menjadi neraka buatku.

Setelah hidupku hancur karena ulahku, aku telah mencoreng wajah tuamu.

Saat aku pergi tuk lepas dari ketakutan dan murkamu, saat aku telah seperti anj**g mengais-ngais makanan dijalan sana.

Sontak kau mengejar dan memungutku meski busuk itu melekat ditubuhku, kau tetap melindungiku...

Ayah maafkan aku, belum sempat aku merasakan hangat didekatmu, belum sempat aku merawat tubuh rentamu.

Belum sempat aku berucap "aku sayang ayah" seketika itu ternyata Allah yang lebih menyayangimu, memanggilmu kepangkuan-Nya dengan cara yang indah, hari itu 26 mei 2009.

Setelah aktifitas berkebun, mandi dan shalat dzuhur dan terlelap dalam tidur siang yang panjang hingga detik ini.

Ya allah ampuni aku, maafkan aku ayah.

Ya allah, ampuni ibu bapaku dan sayangi mereka sebagaimana mereka menyayangiku sewaktu kecil. Amin ya rabbal alamin.

Syukur | Cerpen Oleh : Lismayanti

Diposting oleh Tomkian pada 23:12, 08-Jul-11

ThumbnailIni kisahku seorang wanita bernama marsiele, bercerita tentang perjalanan hidupku yg menyesakan dada jika aku mengingat kembali tapi itu telah terjadi. Semua berawal dari aku menamatkan studiku disalah satu smu favorit dikotaku. Sebenarnya aku berawal dari keluarga yg berkecukupan, namun sejak gejolak antar suku dan agama berkecamuk saat itu membuat segalanya berubah 180 derajat. Aku yg memimpikan akan melanjutkan studi keperguruan tinggi,... [Baca selengkapnya]

Bunga Pukul 12:00 Wib | 22092005 | Tomkian

Diposting oleh Tomkian pada 17:01, 09-Mei-11

Waktu tengah menunjukkan pukul 12:00 wib Matahari pun tepat berada diatas kepalaku sekarang Setitik harapan agar mendung segera datang Ku lihat bunga ditaman itu indah Sebagian daunnya kuning dan ada yang berguguran Jatuh berserakan menghiasi tanah dibawahnya Pemandangan yang sempurna bagiku Andai bunga itu milikku Akan ku tempatkan disebuah vas yang cantik Dan ku letakkan didepan rumah Dia ( bunga itu ) Tetap tumbuh subur walau disengat matahari sekalipun Tetap memberi warna... [Baca selengkapnya]

Insaflah | Puisi Pertamaku 22 Mei 2003

Diposting oleh Tomkian pada 08:43, 27-Apr-11

Senja tanda sore berganti malam

Suara adzan terdengar lirih

Merdu sejukan hati

Menyeru umat agar sujud pada-NYA

Wahai para hamba Allah

Ingatlah akan penciptamu

Ingatlah akan asalmu

Jangan angkuh dan sombong

Jangan iri dan dengki

Mungkin hari ini, esok atau lusa

Kita akan datang menghadap-NYA

TIPS DAN TRIK WIRAUSAHA | Posting Pertamaku

Diposting oleh Tomkian pada 00:21, 11-Mar-11

1.berdo'a
2.kerja keras
3.dan lain-lain