PENGARUH KUALITAS PELAYANAN APOTEK TERHADAP TINGKAT KEPUASAN PASIEN DI RUMAH SAKIT UMUM

Diposting oleh Tomkian pada 07:17, 05-Mei-11

Di: KESEHATAN

Latar Belakang

Rumah sakit merupakan bagian tak terpisahkan dari tatanan pelayanan kesehatan di Indonesia, yang bertujuan untuk menyehatkan bangsa ini. Perlu dibentuk jaringan kerjasama antara berbagai institusi kesehatan yang ada, baik dalam kegiatan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif. Pasien yang datang ke rumah sakit untuk berobat akan mandapat diagnosis dari dokter dan sekaligus mengambil obat di apotek. Baik tidaknya kualitas pelayanan yang diberikan oleh petugas apotek kepada pasien mempengaruhi kepuasan pasien di rumah sakit tersebut.

Tujuan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan apotek terhadap tingkat kepuasan pasien di Rumah Sakit Umum, mengetahui pengaruh faktor Responsiveness, Reliability, Assurance , Emphaty, Tangibles terhadap tingkat kepuasan pasien di RSU.

Metode

Jenis penelitian yang dipakai peneliti adalah non eksperimen, bersifat asosiatif merupakan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dua variabel atau lebih, dengan rancangan penelitian cross sectional. Dari populasi 2.237 pasien, peneliti mengambil sampel sebanyak 96 pasien dengan taraf kesalahan 10% khususnya pasien rawat jalan di Poliklinik dalam mendapat pelayanan apotek di RSU. Dalam pengambilan sampel ini dilakukan dengan teknik Purposive Sampling, yang didasarkan pada suatu pertimbangan tertentu yang dibuat oleh peneliti sendiri, berdasarkan ciri atau sifat-sifat populasi yang sudah diketahui sebelumnya. Alat yang digunakan kuesioner dengan pertanyaan untuk mengukur Kualitas Pelayanan Apotek dan Kepuasan Pasien dengan menggunakan skala Likert, yang masing-masing terdiri dari 25 item pertanyaan dan 22 item pertanyaan.
Uji statistik menggunakan rumus Korelasi Product Moment dan Regresi Linier Berganda. Hasil Dari hasil penelitian diketahui bahwa F hitung>F tabel ( 19,668>2,33 ), sedangkan p<α ( 0,000<0,05 ). Nilai koefisien determinasi ( R 2 ) sebesar 0,522 atau 52,2% variabel independen ( kualitas pelayanan apotek ) berpengaruh terhadap variabel dependen ( kepuasan pasien ), sedangkan sisanya kepuasan pasien dipengaruhi oleh faktor lain, yaitu sebesar 47,8%. Dimensi pelayanan yang paling berpengaruh terhadap kepuasan pasien adalah pelayanan emphaty. Hal ini dibuktikan dengan nilai r-parsial dan t-test pada pelayanan emphaty adalah yang tertinggi. Sedangkan tingkat signifikansi dari pelayanan emphaty adalah yang terendah, yaitu sebesar 2,715 dan signifikansinya 0,008. Dengan persamaan regresinya adalah Y = 48,073 + 0,475 X 1 + 0,303 X 2 + 0,136 X 3 + 0,392 X 4 + 0,147 X 5.

Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter

Komentar

Belum ada komentar. Tulislah komentar pertama!

Komentar Baru

[Masuk]
Nama:

Komentar:
(Beberapa Tag BBCode diperbolehkan)

Kode Keamanan:
Aktifkan Gambar